Jumat, 10 Juli 2020 - 07:57 WIB

Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


 

Kita semua tahu bahwa aksi terorisme tidak hanya terjadi di Timur Tengah saja, aksi teror juga ternyata telah merambah ke Tanah Air bahkan sudah sejak lama.

Dari berbagai peristiwa seperti bom bali, Bom Thamrin hingga Bom panci di Bandung, umumnya para pelaku masih berusia remaja. Oleh karena itu jelas sudah bahwa radikalisme merupakan ancaman nyata bagi generasi muda di bumi Nusantara.

Pemerintah dan pihak – pihak terkait, ini lebih gencar mencegah radikalisme atau deradikalisasi, khususnya di kalangan remaja.

Yenny Wahid selaku direktur Wahid Institute mengatakan, usia muda termasuk masa rentan menjadi toleran dan radikal. Karena mereka masuk dalam fase mencari jati diri atau identitas. Apalagi, generasi tersebut melihat adanya ketidakadilan di sekitar mereka.

Imbasnya anak muda tersebut dengan mudah bisa menerima gagasan – gagasan dan pemikiran radikal yang mereka peroleh dengan mudah, melalui tulisan di dunia maya maupun lisan yang disampaikan oleh tokoh agama yang diakuinya.

Anak muda juga perlu memahami makna tentang jihad agar tidak salah tafsir. Karena Jihad sendiri artinya kesungguhan, bukan berarti berperang atau menebar ketakutan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa generasi muda lebih rentan terpapar paham radikalisme karena sebagian besar dari mereka memiliki akses terhadap internet. Menurutnya teknologi maju seperti arus informasi yang semakin cepat dapat memberikan kemudahan kelompok radikal melakukan rekrutmen dan membangun opini melalui dunia cyber.

Dirinya mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang paling banyak mengandalkan informasi dan komunikasi melalui dunia maya. Apalagi pengguna internet di Indonesia saat ini sebanyak 132 juta orang, pengguna media sosial sebanyak 106 juta orang dan gawai yang beredar tercatat sebanyak 371 juta.

Oleh karena itu anak muda di Indonesia pada khususnya haruslah dibekali dengan pola berpikir kritis dan literasi digital yang baik agar dapat menolak ajakan melakukan kekerasan dan menebar teror.

Kita tentu perlu mengapresiasi atas digelarnya pelantikan Duta Damai Dunia Maya Asia Tenggara yang melibatkan generasi muda secara berkesinambungan menangkal paham terorisme yang menyebar di dunia maya.

Secara sadar atau tidak mudahnya kita terpancing isu menjadi salah satu perilaku radikal. Akhir – akhir ini seiring berkembangnya media sosial menjadi fenomena (latah) dalam berfatwa. Seseorang dengan mudah sekali menyebar, menghujat dan menghakimi segala hal yang terjadi terlepas berita itu hoax atau benar adanya.

Kita juga harus meyakini bahwa tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan perilaku radikal. Konsep tersebut tentu harus dipahami oleh anak muda yang hendak mempelajari agama secara mendalam.

Oleh karena itu, selain belajar mengenai agama, anak muda yang masih mencari jati diri sudah selayaknya mendapatkan pendidikan multikultural yang mengajarkan dan menanamkan ideologi yang memahami, menghormati dan menghargai harkat dan martabat manusia tanpa melihat seseorang dari aspek ekonomi, budaya, etnis, bahasa dan agama, sehingga diharapkan akan tertanam karakter dan kesadaran akan hidup bersama dalam keberagaman.

Anak muda juga seyogyanya telah memahami seperti apa agama yang damai dan toleran, sehingga tidak akan terjebak dalam arus ajaran radikalisme. Dalam hal ini Guru Agama juga memiliki peran penting untuk dapat memberikan pesan – pesan damai dari ajaran agama yang perlu dikedepankan dalam pelajaran.

Dengan demikian maka akan terwujud sikap saling mendengar, menghormati dan menghargai pendapat untuk menemukan jalan terbaik untuk mengatasi berbagai macam problema yang dihadapi.

Selain itu, agar anak muda tidak terpapar oleh paham radikal adalah dengan mengarahkan anak muda kepada beragam akifitas yang berkualitas baik di bidang akademis, sosial, keagamaan, seni, budaya, maupun olahraga.

Dengan terlibat aktif dalam kegiatan yang positif maka ini akan memacu mereka untuk menjadi pemuda yang berprestasi dan aktif berorganisasi di lingkungannya sehingga dapat mengantisipasi anak muda dari pengaruh

ideologi radikalisme.

Dan yang tak kalah penting adalah memberikan keteladanan kepada Pemuda. Sebab, tanpa adanya keteladanan dari para tokoh masyarakat atau tokoh agama maka upaya yang akan dilakukan akan sia – sia.

Ditulis Oleh : Fajrur Rahman

kontributor Pustaka Institute





Fokus : Terorisme


#Terorisme #Kelompok radikal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Sadis! Ibu di Aceh Siram Anak Pakai Air Panas hingga Sekujur Badannya Melepuh

Beritacenter.COM - Seorang siswi berusia 13 tahun di Aceh Timur, Aceh, hanya bisa merakasan sakit yang begitu parah..
4 jam yang lalu

Tak Disangka ! Ternyata Sering Pijat Payudara Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Payudara merupakan bagian tubuh yang penting dan rentan terhadap penyakit terutama perempuan...
6 jam yang lalu

Pemuda di Tanggerang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi : Motif Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait motif tewasnya seorang pemuda..
7 jam yang lalu

Pengamat Politik : Kinerja Menteri Edhy Lebih Dirasakan Manfaatnya oleh Nelayan Ketimbang Menteri Sebelumnya

Beritacenter.COM - Pengamat politik, Adi Prayitno menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam..
9 jam yang lalu

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden..
9 jam yang lalu

Terungkap! Mayat Guru yang Ditemukan Bugil Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Muridnya

Beritacenter.COM - Polres Banyuasin memastikan tewasnya guru bernama Efriza Yuniar (49) di Sumatera Selatan, akibat..
9 jam yang lalu

Polda Metro Tangkap WN Prancis Diduga Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Jakarta

Beritacenter.COM - Warga negara Prancis bernisial FAC (65) diamankan personel Polda Metro Jaya, lantaran mencabuli..
10 jam yang lalu

Permintaan Ekspor Meningkat 5 Persen, KKP Dorong Budibaya Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan terus mendorong pembudidayaan ikan kerapu, salah..
11 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemkot Depok soal Viral Spanduk 'Masker Melenceng' di Terminal Jatijajar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial sebuah foto yang menampakkan spanduk ucapan 'Selamat Idul..
11 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Rappocini, Wanita 70 Tahun Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah tinggal di Kecamatan Rappocini, Makassar, hangus terbakar. Akibatnya, pemilik rumah..
11 jam yang lalu

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red..
12 jam yang lalu

Inter Milan Ajukan Tawaran 2 Pemain Chelsea

Beritacenter.COM - Klub raksasa Italia Inter Milan mengajukan dua pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas..
12 jam yang lalu

Kunjungi Lamongan, Menteri KKP dan Gubernur Jatim Dorong Produksi Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa didampingi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan..
12 jam yang lalu

Terungkap! Susi Kritisi Kebijakan Menteri Edhy Karena Kepentingan Bisnis-Politiknya Terganggu

BeritaCenter.COM - Direktur Eksekutif Ekonomika Institut, Riyanda Barmawi, mempertanyakan sikap kritis mantan menteri..
13 jam yang lalu

Wajib Coba !!! 7 Manfaat Konsumsi Buah Manggis untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah manggis dikenal dengan kaya manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Buah ini memiliki tekstur..
13 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Positif Ganja, Polda Metro Buru Pemasok

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap musisi reggae Jali Gimbal alias AS, setelah terbukti..
13 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Diamankan Polisi Terkait Narkoba, Hasil Tes Urine Positif Ganja

Beritacenter.COM - Musisi reggae bernama Jali Gimbal alias AS (43), diamankan personel Polda Metro Jaya setelah..
14 jam yang lalu

Edarkan Sabu, IRT di Sinjai Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT)..
15 jam yang lalu

Duh, Pegawai RS Terlindas Truk Tronton saat Nyalip di Jalur Maut Bangbayang Cianjur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib seorang pegawai RS Sayang Cianjur terlibat kecelakaan di jalur maut Bangbayang..
15 jam yang lalu

Dapat Perhatian Khusus, KKP Berikan Bantuan Kredit Rp 42 Miliar untuk Pelaku Usaha Perikanan

Beritacenter.COM - Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan perhatian khusus kepada pengusaha sektor..
16 jam yang lalu

Kebijakan KKP Dijamin Pro Rakyat

BeritaCenter.COM - Anggota Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, Ali Mochtar..
17 jam yang lalu

Diduga Depresi, Supir Ojol Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tanggerang

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya, Cikupa,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi