Kamis, 28 Mei 2020 - 05:41 WIB

Anies Sedang Beternak Suara

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 04 Oktober 2019 | 20:49 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pagi ini di sebuah media TV nasional saya melihat running text yang mengutip ucapan Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta : "Anies memastikan tidak akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk siswa yang ikut demo". Suatu pernyataan yang luar binasa dari seorang Gubernur seiman. Artinya meskipun Jakarta dibuat porak poranda oleh para perusuh berbaju siswa, Sang Gubernur ikhlas tidak menyesali. Kalau perlu rusaklah lagi, nanti akan kami bangun kembali, asal suaramu tetap milikku. Begitu kira-kira adagium sesat Anies.

Gubernur ini memang beda. Dia menabrak semua aturan yang jelas-jelas menunjukkan dia merupakan bawahan Presiden. Anies melakukan semua penyimpangan semua norma dan etika kenegaraan itu dengan memanfaatkan celah memble-nya fungsi Menteri Dalam Negeri yang ditugaskan Presiden untuk mengawasi kinerja para Gubernur. Anies yakin diri karena selama ini dia berbuat apapun tidak pernah kena teguran atau sanksi dari Mendagri. Paling banter dia hanya disindir oleh Mendagri melalui media massa. Apa yang dilakukan Mendagri persis seperti yang dilakukan emak-emak rempong yang lagi menyindir dandanan teman arisannya.


Dalam demonstrasi brutal yang tidak ada tuntutan apapun yang dilakukan oleh para preman yang berbaju pelajar tersebut sama sekali tidak ada himbauan pencegahan dari Anies selaku gubernur DKI Jakarta. Apa yang dilakukan Anies sangat berbeda dengan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah atau Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur atau kepala daerah lainnya. Para Gubernur tahu adab dan aturan tersebut langsung turun mencegah para siswa untuk demonstrasi karena mereka tahu bahwa brutalitas massa pelajar tersebut hanya dimanfaatkan oleh para Bandar.

Anies sama sekali tidak melakukan hal terpuji tersebut. Pada saat kerusuhan yang membakar Jakarta, dia mungkin sedang duduk manis di ruang dingin singgasananya di Balai Kota. Dia justru datang tepat momentum ke Rumah Sakit yang merawat para perusuh tersebut. Berlagak sedih dan memberikan empati palsunya dan berusaha keras menyentuh hati para preman perusuh itu. Sangat drama sekali.

Benarkah Anies begitu perhatian dengan para perusuh yang terluka tersebut ? Saya menduga keras perhatian Anies pada mereka adalah salah satu upaya dia BETERNAK SUARA elektabilitas untuk tahun 2022 (Pilgub DKI Jakarta) dan sasaran akhir 2024 (Pilpres). Sama seperti saat dia mengizinkan para PKL bebas berdagang di trotoar ibukota. Mungkin Anies adalah satu-satunya calon pemimpin yang mempunyai masa kerja Tim Sukses terpanjang dalam sejarah. Mungkin juga paling murah karena anggarannya bisa dikamuflasekan melalui mata anggaran apapun suka-suka dia. Hebat bukan ? Cerdas bin curang.

Tapi itulah realita yang terjadi. Mengapa Anies bisa bebas berbuat apa saja seperti itu ? Kunci kelemahannya adalah pada sistem yaitu UU Kepala Daerah yang kebablasan. Dari dulu saya konsisten tidak setuju kalau Gubernur itu dipilih oleh Rakyat melalui Pemilu. Karena itu jelas bertabrakan dengan UU lain yang menyatakan bahwa Gubernur adalah kepanjangan pemerintah pusat di daerah. Bagaimana mungkin seorang Gubernur bisa loyal dan tunduk pada Presiden kalau partai politik pendukungnya berbeda ? Contoh nyata yang terjadi di DKI Jakarta saat ini.

Saya berpandangan sebaiknya Gubernur itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Presiden harus punya kendali penuh kepada para gubernur untuk memastikan program presiden dapat dilaksanakan di daerah tanpa penyimpangan atau bahkan digergaji oleh para kepala daerah murtad tersebut. Pandangan ini mungkin akan ditolak oleh para politikus partai. Karena mereka hanya berorientasi pada kekuasaan tanpa peduli dampak negatif yang diakibatkan.

Entah darimana kita harus memulai menghentikan ketamakan ini saat semua perangkat sistem tidak berpihak kepada kepentingan rakyat ?

Kita akan berikan hukuman pada saatnya nanti. Saat kehendak Tuhan dikuasakan kepada rakyat untuk memilih pemimpin. Saat itu masa penghakiman kepada Sang Peternak itu dimulai. Kita lihat saja....

(Sumber: Facebook Rudi S Kamri)





Fokus : Gubernur DKI Jakarta


#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Demo #Demo Pelajar Rusuh #Demo Mahasiswa Rusuh #Demo Rusuh DPR #Anies Cari Muka


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






9 jam yang lalu

Terungkap! Penculik serta Pemeras Remaja di Bintaro Adalah Polisi Gadungan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil menangkap lima orang pelaku penculik serta pemerasan terhadap..
10 jam yang lalu

Ombak Setinggi 6 Meter Hantam Puluhan Perahu Nelayan di Ujung Genteng Sukabumi

Beritacenter.COM - Puluhan perahu nelayan di pesisir Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, dihantam ombak dengan..
11 jam yang lalu

Mendagri Sebut Pilkada Serentak Akan Dilaksanakan 9 Desember 2020

Beritacenter.COM - Pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 direncanakan akan digelar pada..
11 jam yang lalu

Ketua DPRD DKI Dukung 'New Normal', Masyarakat Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyebut penerapan 'new normal' guna menghadapi pandemi..
12 jam yang lalu

Pemerintah Minta Masyarkat Disiplin dan Tak Ngeyel Abaikan Protokol Kesehatan

Kita sangat optimistis bahwa ketegangan tidak akan terjadi. Seluruh masyarakat bisa sabar, menahan diri. Jangan..
13 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Akun Facebook Catut Nama Kapolres di Jambi

Beritacenter.COM - Warga Tanjung Jabung Barat, Jambi, berinisial HB, harus berurusan dengan polisi lantaran diduga..
15 jam yang lalu

Google Siapkan Fitur Pembayaran Bisa Dilakukan Cukup dengan Suara

Beritacenter.COM - Google luncurkan fitur pencocokan suara untuk pembelian yang bisa dilakukan..
15 jam yang lalu

Menuju New Normal, Ini yang Jadi Acuan Jokowi

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa penerapan new normal sangat memperhitungkan keadaan..
16 jam yang lalu

Ratusan Personel Polres Bengkulu Jalani Rapid Test Corona, Kapolres: Syukur Hasilnya Unreactive

BeritaCenter.COM – Dinkes Kota Bengkulu melakukan rapid test Corona terhadap ratusan personel Polres Bengkulu...
16 jam yang lalu

Polisi Tangkap TNI Gadungan Penipu Janda di Pinrang Sulsel

BeritaCenter.COM – Polres Pinrang Sulawesi Selatan (Sulsel) mengamankan Agusrianto (55), warga Desa Bumiayu,..
16 jam yang lalu

Situs Belanja Online Paling Rawan Diretas Penjahat Internet

Beritacenter.COM - Di tengah pandemi COVID-19 atau virus corona merubah gaya hidup. Apabila..
16 jam yang lalu

WHO Sebut Benua Amerika Episentrum Baru Virus Corona

BeritaCenter.COM – Benua Amerika tengah berjuang keras melawan gempuran pandemi COVID-19. WHO menilai benua..
16 jam yang lalu

Banjir Besar Menerjang Samarinda, Tambang Batu Bara Akan Dievaluasi

BeritaCenter.COM – Beberapa wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur diterjang banjir besar dari luapan Sungai..
17 jam yang lalu

TNI-Polri Dikirim ke 4 Provinsi, Jokowi: Bantu Disiplinkan Warga Hadapi COVID-19

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, aparat TNI dan Polri telah diterjunkan ke 4..
17 jam yang lalu

Pemerintah Akan Terapkan New Normal, Begini Dukungan dan Saran dari Pakar Epidemiologi

BeritaCenter.COM – Pemerintah tengah mempersiapkan penerapan kehidupan new normal di tengah pandemi COVID-19...
18 jam yang lalu

Jakarta Diprediksi Turun Hujan Siang ini

Beritacenter.COM - Badan Meteorlogi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi cuaca di Jakarta akan diguyur hujan pada..
18 jam yang lalu

Apakah Benar Proyek Clickbait Detik.com Ingin Menjatuhkan Citra Pak Jokowi ?

Viral di aplikasi WhatApps sebuah artikel dengan judul “Ada apa dengan proyek click bait Group Detik.com, CNN..
18 jam yang lalu

Digosipkan Meninggal, Mamah Dedeh : Sudah 4 Kali Diserang Hoaks

Beritacenter.COM - Penceramah kondang Mamah Dedeh diterpa isu yang tidak menyenangkan. Pasalnya, dirinya dikabarkan..
18 jam yang lalu

Jokowi soal New Normal: Kita Ingin Tetap Produktif, Tapi Aman dari COVID

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama jajarannya tengah mempersiapkan upaya penerapan new..
18 jam yang lalu

Mengapa Saya Uninstall Detik.com ?

Media, apa pun formatnya dan siapa pun pemodalnya, adalah milik pembaca, milik masyarakat. Sekali saja kita lupakan..
19 jam yang lalu

Polisi Hadang Mobil Pelat B Yang Liburan ke Puncak

Beritacenter.COM - Masyarakat masih banyak yang memanfaatkan libur Hari Raya Idufitri untuk liburan ke Puncak, Jawa..
19 jam yang lalu

Eggi Sudjana Alami Kecelakaan Tunggal, Polisi: Dia Mengantuk

BeritaCenter.COM – Eddi Sudjana mengalami kecelakaan tunggal di Cibinong, Kabupaten Bogor saat mengemudikan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi