Kamis, 04 Juni 2020 - 20:39 WIB

Membongkar Strategi Jaringan SS Dalam Menguasai KPK Untuk Kepentingan Politik

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said (SS) dikenal sebagai tokoh antikorupsi. Pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah itu diganti oleh Archandra Tahar pada reshuffle kabinet kedua. SS pernah mengikuti Pilgub Jateng pada tahun 2018 berpasangan dengan Ida Fauziyah yang diusung oleh Gerindra dan PKS. Namun perjuangannya gagal dan akhirnya bergabung dengan kubu Capres Prabowo Subianto sebagai penasihat Tim Kampanye Nasional.

Kiprah Sudirman dibidang pemberantasan korupsi bersama beberapa aktivis anti korupsi lainnya memiliki agenda untuk menguasai lembaga anti rasuah (KPK) dengan menempatkan orang kepercayaannya di pos-pos strategis.

Lantas bagaimana strategi Sudirman Said dalam membangun jaringan untuk menguasai KPK.

Pada tahun 1998 Sudirman Said mendirikan Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). sudirman bersama MTI pada saat itu mendukung percepatan pemberantasankorupsi di Indonesia dengan mendorong penyelesaian beberapa kasus rasuah.

Di masa-masa awal tahun 1998, Sudirman memiliki jaringan MTI seperti; Ahmad Fikri Assegaf yang merupakan Anggota Badan Pengurus MTI. Dia Pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Idonesia dan Pendiri HukumOnline.com (situs internet yang berorientasi pada penegakan supremasi hukum di Indonesia) Partner di LGS Law Firm. Ahmad menyelesaikan LLM di Cornell Law Scholl Amerika Serikat.

Amien Sunaryadi Penyusun Sistem Pemberantasan Korupsi Nasional BPKP. Amien memiliki pengalaman yang luas dalam studi-studi tentang anti korupsi. Amien menjabat sebagai Anggota Badan pelaksana MTI, Anggota Tim Pembentukan Komisi Anti Korupsi.

Bambang Harymurti Pemimpin Redaksi Majalah Mingguan TEMPO. Lebih dari 15 tahun ia berkecimpung dalam bidang jurnalistik.

Chandra Hamzah Anggota Badan Pelaksana MTI. Dia seorang Lawyer pada LGS Law Firm dan mantan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia yang pertama.

Erry Riyana Hardjapamekas Sekretaris Jenderal MTI. Direktur Utama PT Timah Tbk. Komisaris Utama PT Bursa Efek Jakarta. Ketua Majelis Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

Hamid Chalid menyelesaikan LLM di Melbourne University Australia, aktif diberbagai organisasi sosial kemasyarakatan. Anggota Badan Pelaksana MTI. Mewakili MTI di Tim Gabungan Penyelidikan Tindak Pidana Korupsi.

Pemekaran Jaringan MTI Untuk Mendukung Langkah Sudirman Said Dalam Menguasai KPK

Ahmad Fikri Assegaf
Salah satu pendiri MTI, dalam jaringan Sudirman Said yang bergerak untuk mengkoordinir Akademisi Hukum UI. Saat ini posisi terpentingnya adalah Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum UI. Dia juga ipar dari Najwa Shihab dan Koridor informasi dan pergerakan mahasiswa, Serta jaringan alumni UI dalam persoalan KPK.

Amien Sunaryadi
Pendiri MTI, ditempatkan Sudirman Said sebagai Ketua SKK Migas, dan jadi salah satu jaringan SS Dalam skema Minyak Nasional. Ditugaskan melaporkan semua persoalan energi juga memberi info dalam lingkup Pertamina, serta menjadi Salah satu informan kepada SS terhadap gerakan Jonan dalam Kementerian ESDM. Amien disiapkan, bila Pertamina dikuasai lagi oleh jaringan SS dan Ari Soemarno, untuk mendapatkan posisi Direktur ISC (Jaringan Agen Perdagangan Pengganti Petral di dalam tubuh Pertamina)

Bambang Harimurty
Bambang Harimurty merupakan tokoh sentral dari Pergerakan media yang membela KPK dan juga kepentingan politik Sudirman Said. Jaringannya Kepada wartawan dan tim investigasi. Ia juga yang menugaskan dari subordinat wartawan Wartawannya untuk membocorkan surat surat KPK Sprindik banyak bocor di tangan jaringan Bambang Harimurty dan dimuat di majalah TEMPO. Termasuk Kasus pencalonan Komjen Budi Gunawan ke DPR.

Ia bersama SS sekarang berada dalam satu gerakan pemenangan SS di Jawa Tengah, juga menjadi tim Senyap di KPK dalam urusan media. Dia juga mendirikan MTI bersama Sudirman Said pada tahun 1998.

Chandra Hamzah
Chandra Hamzah pernah menjadi Komisioner KPK, ia adalah sahabat Sudirman Said sejak masa MTI, tugasnya. Dalam operasi Sudirman Said adalah Menggalang dukungan simpatisan KPK Baik di kampus UI maupun jaringan kelas menengah Indonesia. Namanya yang harum sejak kasus BibitChandra, membuat ia menjadi kepercayaan Publik, saat ini ia juga bergabung dengan tim transisi Sudirman Said, dan jadi tokoh utama dalam penggalangan operasi operasi politik Sudirman Said yang berkaitan dengan gerak internal KPK.

Erry Riyana Hardjapamekas
Erry Riyana adalah titik terpenting semua jalur Sudirman Said, dari jalur politik, jalur KPK dan jalur bisnis. Dia menjadi operator politik kelompok SS. Dia mengembangkan banyak proyek, konsultan untuk kepentingan SS. Ia memiliki jaringan ke KPK lewat Wadah Pegawai KPK. Erry, adalah pertaruhan opini publik bagi SS.

Hamid Chalid
Seorang pakar hukum tata negara UI jaringan SS di kelompok ATS. Dia masuk kedalam tim senyap Anies Baswedan dan memihak pada Anies . Hamid kerap mengeluarkan pendapat di massa pilkada 2017 dengan menyudutkan Ahok. Hamid merupakan senjata SS diranah hukum tata negara termasuk dalam konseptor menggagalkan legalitas pansus DPR RI terhadap KPK.

Jaringan MTI
Sudah jelas bila ditelusuri secara mendalam maka jaringan MTI, adalah jaringan inti yang mempengaruhi KPK dan juga operator bagi Sudirman Said. Jaringan ini mengkamuflase dirinya sebagai kelompok bersih tapi nyatanya adalah sekelompok yang mengejar jabatan. Mereka menggunakan KPK sebagai Marketplace Politics.

Sudirman Said di Politik Bisnis Minyak Indonesia
Tujuan utama dalam menguasai KPK adalah untuk menguasai jaringan perdagangan minyak di Indonesia. Ditempatkannya banyak pegawai pegawai KPK yang terafiliasi dengan ATS dalam soal perdagangan minyak.

ISC dalam tubuh Pertamina adalah unit anak usaha yang akan jadi alat dalam perdagangan minyak menggantikan posisi Petral melalui perusahaan broker bernama Concord dibawah Ari Soemarno.

Jaringan tokoh tokoh MTI dijadikan alat politik untuk menguasai Indonesia pada tahun 2019.

Bocornya surat Surat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait kekhawatiran terhadap keadaan PT PLN Persero merupakan kebutuhan internal.

Kemenkeu menganggap hal tersebut tindakan melanggar peraturan dan disiplin administrasi negara dan tidak sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Ada indikasi permainan Sudirman Said.

Cara Sudirman Said Menguasai KPK

Sudirman Said menggunakan jaringan Pramadina, dan menempatkan Novel Baswedan sebagai tim khusus jaringan MTI di KPK.

Penyidik KPK Novel Baswedan merupakan komandan paling dipatuhi di wadah pegawai KPK yang menjadi tangan utama SS di lembaga antirasuah, bila terdapat bukti yang kuat hubungan antara SS dan KPK maka cukuplah untuk merestrukturisasi KPK dari atasa hingga bawah.

Sudirman Said dan Bambang Widjojanto
Hubungan Bambang dan SS sangat penting dalam infiltrasi ke KPK sekaligus membaca gerakan politik praktisnya. Hubungan ini adalah pintu paling kuat membongkar permainan SS dalam internal KPK dimana Bambang sebagai eks Komisioner yang memiliki pengaruh kuat di dalam wadah pegawai KPK dan memasukkan kepentingan-kepentingan politik SS.

Pembongkarang Jaringan
Menguasai KPK untuk kepentingan politik adalah sebuah kejahatan serius, bukti-bukti sudah cukup kuat keterlibatan kepentingan politik Sudirman Said ke dalam internal tubuh KPK, bisa dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Densus Anti Korupsi.

Yang terjadi saat gerakan Bachtiar di KPK. Tempo, kumparan, dan Tirto sebagai operator gerakan media.

Jika kita lihat kasus Papa Minta Saham, publik harus tahu data rekaman ini adalah milik KPK yang diserahkan pada Sudirman Said dalam operasi pendongkelan Setya Novanto dan menghantam Luhut dan ini adalah permainan tabu KPK.

Operasi pembeberan Sudirman Said atas rekaman ini bukanlah operasi politik suci membantai koruptor tapi sebuah operasi politik murni perebutan kekuasaan, dan Sudirman Said menggunakan data rekaman KPK untuk tujuan-tujuan perebutan kekuasaan.

Banyak yang mengira data rekaman itu milik Maroef, padahal data rekaman yang dibeberkan ke publik adalah data sadapan gelap oknum KPK yang tujuannya hanya satu: "Penyingkiran Novanto dan melabur hitam nama Luhut Binsar Panjaitan" dalam pertarungan di ring satu Istana dan konflik internal Golkar. Kemudian, rekaman gelap itu dijadikan bisnis oleh salah satu media.

Bila kemudian Sudirman terbukti menggunakan data rekaman KPK itu untuk tujuan-tujuan politik maka disinilah KPK sudah diceburkan Sudirman Said pada lembah kelam sejarah.

 

 





#Berita Kriminal Indonesia #Berita Center #KPK #Sudirman Said


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






42 menit yang lalu

Besok, Masjid Sunda Kelapa Gelar Salat Jum'at, Kapasitas Dibatasi 700 Jemaah

Beritacenter.COM - Besok, masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, bakal menggelar salat Jum'at. Adapun jumlah..
1 jam yang lalu

Selain China dan Korsel, Jepang Diterpa Gelombang Kedua COVID-19

Beritacenter.COM - Jepang kini menghadapi gelombang kedua COVID-19 dimana terjadi di Kota Kitakyushu di Fukuoka dan..
1 jam yang lalu

Sistem Diperbaharui, Robot RAISA Layani Pasien COVID-19 Dilengkapi Penyemprot Disinfektan

Beritacenter.COM - Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyebut pihaknya tengah memperbaharui sistem Robot..
2 jam yang lalu

Ojol Akan Diizinkan Beroperasi Angkut Penumpang Lagi di Jakarta

Beritacenter.COM - Angkutan ojek online(Ojol) akan kembali diizinkan kembali mengangkut penumpang di Jakarta dengan..
2 jam yang lalu

Seluruh Maskapai Penerbangan China di AS Lumpuh Tak Bisa Beroperasi

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat(AS) Donald Trump menangguhkan maskapai penerbangan China di AS setelah..
3 jam yang lalu

Jokowi Minta Gugus Tugas Segera Umumkan Daerah Berstatus Zona Kuning

Tadi bapak presiden telah menugaskan saya, pada hari Senin yang akan datang untuk mengumumkan daerah yang statusnya..
3 jam yang lalu

Harga Mobil Nissan Langsung Jeblok Setelah Pabriknya Tutup di Indonesia

Beritacenter.COM - Pabrik mobil Nissan di Indonesia resmi ditutup secara permanen lantaran tidak ada kepastian global..
4 jam yang lalu

Anies soal COVID-19 : Beban Presiden Tidak Kecil, Kita Harus Dukung, Kerja Sama

Beban presiden, beban pemerintah pusat itu tidak kecil, tugasnya tidak sederhana. Bila kita semua tidak mendukung,..
4 jam yang lalu

BREAKING NEWS! Maluku Utara Diguncang Gempa M 7,1

BeritaCenter.COM – Wilayah Daruba, Maluku Utara diguncang gempa bermagnitudo 7,1. Kedalaman gempa 112..
4 jam yang lalu

Ini Jadwal Buka Restoran-Kantor di Jakarta Saat PSBB Diperpanjang

Beritacenter.COM - Pemerintah DKI Jakarta telah menjadwalkan perkantoran dan rumah makan atau restoran hingga mal..
4 jam yang lalu

Surabaya Jadi Zona Merah Tua COVID-19, Doni Monardo Ungkap Penyebabnya

BeritaCenter.COM – Kota Surabaya menjadi wilayah dengan kasus COVID-19 terbanyak di Jawa Timur. Dari 5.132..
4 jam yang lalu

SERUAN AKSI MORAL BELA PRESIDEN JOKOWI

Wahai saudara saudaraku sekalian sebangsa dan setanah air siapapun dan Dimanapun Engkau Berada kami SERUKAN untuk..
4 jam yang lalu

YouTuber Kontroversial Ferdian Paleka Bebas, Ini Penjelasan Polisi

BeritaCenter.COM – Youtuber kontroversial Ferdian Paleka kini sudah bebas dari bui. Sebelumnya, Ferdian ditahan..
5 jam yang lalu

Wow.. Duda di Maros Sulsel Persunting Gadis 21 Tahun, 'Jatuh Cinta Padangan Pertama'

Beritacenter.COM - Gadis berusia 21 tahun asal Kabupaten Pangkep, dipersunting seorang duda 60 tahun, asal Kabupaten..
5 jam yang lalu

Kasus COVID-19 di Surabaya Terbanyak se-Jatim, Begini Saran Kapolda

BeritaCenter.COM – Kasus COVID-19 di Kota Surabaya terbanyak di Jawa Timur dengan 2.748 kasus. Bahkan, dalam..
5 jam yang lalu

MUI Larang 62 RW di Jakarta Gelar Salat Jumat

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta tengah mempersiapkan sejumlah masjid untuk kembali..
5 jam yang lalu

PSBB di Jakarta Diperpanjang Lagi

Beritacenter.COM - Pemerintah DKI Jakarta memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk wilayah ibu..
5 jam yang lalu

Jokowi Minta Tracing Corona Lebih Agresif Lagi dan Berbasis Teknologi

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajarannya agar lebih agresif lagi melakukan..
5 jam yang lalu

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal di Berbagai Bidang

Radikalisme merupakan suatu sikap yang menginginkan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan..
6 jam yang lalu

Sudah 8 Kali Aceh Diguncang Gempa

Beritacenter.COM - Guncangan gempa berkekuatan M 4,8 yang melanda daerah di Aceh pada hari ini, Kamis (4/6)dirasakan..
6 jam yang lalu

TOP! Ungkap dan Sita Ratusan Kilogram Sabu Senilai Rp 480 M di Sukabumi, Bareskrim Polri Selamatkan Jutaan Jiwa

BeritaCenter.COM – Satgasus 'Merah Putih' Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu seberat..
6 jam yang lalu

Narkotika Seberat 402 Kilogram Berhasil Disikat Bareskrim

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri berhasil mengamankan 402 kilogram narkotika sabu-sabu asal Iran di Cimahpar,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi