Selasa, 19 Nopember 2019 - 18:50 WIB

Berikut Pidato Lengkap Jokowi Setelah Dilantik Jadi Presiden RI

Oleh : Aisyah Isyana | Minggu, 20 Oktober 2019 | 18:28 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin resmi menjadi Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, setalah dilantik dan mengucap sumpah di gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Setelah resmi menjadi Presiden RI, Jokowi menyampaikan pidato perdananya dihadapan tamu undangan yang hadir. Berikut isi pidato yang disampaikan Jokowi setelah pelantikan dirnya dan Ma'ruf Amin di gedung parlemen :

PIDATO PRESIDEN RI PADA SIDANG PARIPURNA MPR RI DALAM RANGKA
PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TERPILIH
PERIODE 2019-2024

Jakarta, 20 Oktober 2019

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Yang saya hormati para Pimpinan dan seluruh anggota MPR; Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia; Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia;

Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia; Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia; Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia; Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke12 Republik Indonesia;

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan khusus dari negaranegara sahabat; Yang saya hormati para pimpinan lembagalembaga tinggi negara; Para tamu lainnya yang saya hormati. Bapak, Ibu, Saudara-Saudara sebangsa & setanah air.

Baca juga : Presiden Jokowi Yakin 2045 Indonesia Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah

Mimpi kita, cita-cita kita di tahun 2045 pada satu abad Indonesia merdeka mestinya, Insya Allah, Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita per bulan. Itulah target kita. Target kita bersama.

Mimpi kita di tahun 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Kita harus menuju ke sana. Kita sudah hitung, sudah kalkulasi, target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan

untuk kita capai. Namun, semua itu tidak datang otomatis, tidak datang dengan mudah. Harus disertai kerja keras, dan kita harus kerja cepat, harus disertai kerja-kerja bangsa kita yang produktif. Dalam dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis, dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton.

Harusnya inovasi bukan hanya pengetahuan. Inovasi adalah budaya. Cerita sedikit, tahun pertama saya di istana, saat mengundang masyarakat untuk halalbihalal, protokol meminta saya untuk berdiri di titik itu, saya ikut. Tahun kedua, halalbihalal lagi, protokol meminta saya berdiri di titik yang sama, di titik itu lagi. Langsung saya bilang ke Mensesneg,

Baca juga : Ancaman Dan Tantangan Pemerintah di Periode Kedua Cukup Berat

"Pak, ayo kita pindah lokasi. Kalau kita tidak pindah, akan jadi kebiasaan. Itu akan dianggap sebagai aturan dan bahkan nantinya akan dijadikan seperti undang-undang." Ini yang namanya monoton dan rutinitas. Sekali lagi, mendobrak rutinitas adalah satu hal. Meningkatkan produktivitas adalah hal lain yang menjadi prioritas. Jangan lagi kerja kita berorientasi proses, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata.

Saya sering ingatkan ke para menteri, tugas kita bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, tetapi tugas kita adalah membuat masyarakat menikmati pelayanan, menikmati hasil pembangunan. Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya "Program sudah terlaksana Pak." Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya.

Sekali lagi, yang utama itu bukan prosesnya, yang utama itu hasilnya. Cara mengeceknya itu mudah. Lihat saja ketika kita mengirim pesan melalui SMS atau WA. Ada sent, artinya telah terkirim. Ada delivered, artinya telah diterima. Tugas kita itu menjamin delivered, bukan hanya menjamin sent.

Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat.

Para hadirin dan seluruh rakyat Indonesia yang saya banggakan, Potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini, kita sedang berada di puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Ini menjadi masalah besar jika kita tidak mampu menyediakan kesempatan kerja.

Baca juga : Presiden Jokowi Umumkan Susunan Menteri Kabinet Kerja Jilid II Besok Pagi

Tapi akan menjadi kesempatan besar jika kita mampu membangun SDM yang unggul. Dengan didukung oleh ekosistem politik yang kondusif dan dengan ekosistem ekonomi yang kondusif. Oleh karena itu, 5 tahun ke depan yang ingin kita kerjakan:

Pertama, pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global bekerja sama dengan kita.

Itupun tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri.

Kedua, pembangunan infrastruktur akan kita lanjutkan. Infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

Ketiga, segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM.

Masing-masing UU tersebut akan menjadi Omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU. Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi.

Keempat, penyederhanaan birokrasi harus terus kita lakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong.

Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi.

Saya juga minta kepada para menteri, para pejabat dan birokrat, agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot.

Pada akhirnya, yang kelima adalah transformasi ekonomi. Kita harus bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Para hadirin dan seluruh rakyat Indonesia yang saya muliakan, pada kesempatan yang bersejarah ini, perkenankan saya, atas nama pribadi, atas nama Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin, dan atas nama seluruh rakyat Indonesia, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Muhammad Jusuf Kalla yang telah bahu-membahu menjalankan pemerintahan selama 5 tahun terakhir.

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh lembaga-lembaga negara, kepada jajaran aparat pemerintah, TNI dan Polri, serta seluruh komponen bangsa yang turut mengawal pemerintahan selama 5 tahun ini sehingga dapat berjalan dengan baik.

Mengakhiri pidato ini, saya mengajak saudarasaudara sebangsa dan setanah air untuk bersama-sama berkomitmen:

"Pura babbara' sompekku...
Pura tangkisi' golikku..."

"Layarku sudah terkembang...
Kemudiku sudah terpasang..."

Kita bersama Menuju Indonesia maju!!!

Terima kasih, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Semoga Tuhan Memberkati. Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya.





#Presiden Jokowi #Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin #Pidato jokowi #Pelantikan Presiden


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






23 menit yang lalu

Kelabui Petugas, Pria asal Batam Sembunyikan Sabu 81 Gram Dalam Dubur

Beritacenter.COM - Kedapatan menyimpan 81 gram sabu, seorang penumpang diamankan petugas di Bandara Sultan..
45 menit yang lalu

5 Khasiat Konsumsi Sirsak Bisa Atasi Diabetes Hingga Cegah Kanker

Beritacenter.COM - Sirsak adalah salah satu buah yang banyak digemari oleh semua orang. Memiliki cita rasa asam mani..
1 jam yang lalu

KPK Panggil Cak Imin, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) memanggil Muhaimin Iskandar atau disapa Cak Imin sebagai saksi..
1 jam yang lalu

Berasal dari Tumpukan Buku, Api Sempat Kembali Muncul di SMK Yadika 6 Bekasi

Beritacenter.COM - Kebakaran susulan dilaporkan sempat terjadi di SMK Yadika 6 Bekasi, Jatiwaringi, Pondok Gede...
1 jam yang lalu

Cecep Reza' Bombom ' Tutup Usia

Beritacenter.COM - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan sinetron Indonesia. Pasalnya, Cecep Reza atau yang dikenal..
2 jam yang lalu

Minta Tiap-tiap Daerah Dipasang CCTV, Medagri: Nanti Kita Susun Aturannya

CCTV ini yang saya minta tolong, kepada bapak-bapak, terutama di perkotaan kalau bisa dibuat. Saya nanti akan bicara..
2 jam yang lalu

Kenapa Ahok Mengerikan dan Ditakuti?

Dulu, Ahok pernah dimaki 'anjing' - terkait perseteruannya dengan DPRD. Dan berikut beberapa respons Ahok : "Dia..
2 jam yang lalu

Simpan Jimat Kebal, Pelaku Curanmor Tewas Tertembak Polisi

Beritacenter.COM - Tim Buser Polresto Depok menembak mati pelaku spesialis pencurian sepeda motor di Jalan Raya Bogor..
3 jam yang lalu

Salut! Tukang Tambal Ban Cantik Asal Garut Ini Lulus Kuliah dengan IPK 3,81

Beritacenter.COM - Gadis asal Garut yang berprofesi sebagai tukang tambal ban, Irma Tri Resmiawati, seketika viral..
3 jam yang lalu

PM Malaysia Mendadak Dievakuasi Pengawal Saat Konfrensi Pers

Beritacenter.COM - Perdana Menteri(PM) Malaysia Mahathir Mohamad mendadak dievakuasi oleh pengawalnya lantaran..
3 jam yang lalu

Heboh Pemotor Pamer Alat Vital di Bandung, Polisi Cari CCTV Buru Pelaku

Beritacenter.COM - Baru-baru ini, heboh seorang pengendara motor memamerkan alat kemaluannya di Bandung, Jawa Barat...
3 jam yang lalu

Densus 88 Tangkap Enam Terduga Teroris di Cirebon

Beritacenter.COM - Enam orang terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat diamankan tim Detasemen Khusus 88 (Densus88)..
4 jam yang lalu

Tempat Wisata Angker Ini Dikenal Serem Lho. Berani Kunjungi?

Beritacenter.COM - Untuk mengisi waktu luang menghabisi hari libur tidak ada salahnya bisa berkunjung ke..
4 jam yang lalu

Lombok Utara Diguncang Gempa 3,0 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Kabupaten Lombok Utara diguncang gempa berkekuatan 3,0 magnitudo sekitar pukul 12.30 WIB,..
4 jam yang lalu

Menepis Isu Pencekalan Habib Rizieq

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan kontroversial jelang Reuni 212. Dalam..
5 jam yang lalu

Pemilik Facebook Mark Zuckerberg Dicap Pengkhianat

Beritacenter.COM - Pemilik Facebook Mark Zuckerberg dituding oleh warganet China sebagai pengkhianat. Bos Facebook..
5 jam yang lalu

Polisi Ringkus Sindikat Curanmor Antara Pulau

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Indramayu meringkus komplotan pencurian kendaraan bermotor antarapulau. Polisi..
5 jam yang lalu

Sodomi 15 Siswa, Guru Pramuka Di Vonis Kebiri Kimia 3 Tahun

Beritacenter.COM - Rachmad Santoso Slamet alias Memed, guru pramuka yang tega mensodomi 15 siswa binaannya, menjalani..
5 jam yang lalu

Oh, Ternyata Ini Alasannya Kenapa Tidak Boleh Minum Teh Saat Makan

Beritacenter.COM - Biasanya kebanyakan orang akan mengonsumsi minuman teh di dampingi dengan menyantap makanan. Tidak..
6 jam yang lalu

Kebakaran Melanda Sebuah Gudang Bahan Kimia di Ancol

Beritacenter.COM - Sebuah gudang bahan kimia di Jalan Tenaga Uap PLTU Ancol Timur, Kelurahan Ancol, Kecamatan..
6 jam yang lalu

Nguntep Diri Rumah Istrinya, Imron Sang Pengedar Sabu Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohammad Imron alias Shampo, warga Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung, berhasil dimankan pihak..
6 jam yang lalu

Jika Lakukan Larangan Ini Anggota Polri Bisa Kena Sanksi

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Idham Aziz mengeluarkan telegram berisi larangan kepada seluruh jajaran Polri..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi