Selasa, 07 Juli 2020 - 15:28 WIB

Menepis Isu Pencekalan Habib Rizieq

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 19 Nopember 2019 | 14:12 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan kontroversial jelang Reuni 212. Dalam videonya, Habib Rizieq menganggap Pemerintah Indonesia mencekal kepulangannya ke Indonesia. Selain penuh kejanggalan, pernyataan Habib Rizieq dianggap sebagai strategi “Playing victim” untuk mendapat simpati publik, sehingga Reuni 212 dapat diubah menjadi gerakan untuk memulangkannya dari Arab Saudi. Oleh sebab itu, isu pencekalan Habib Rizieq dianggap mengada-ada sehingga tidak perlu untuk dihiraukan.

Belakangan ramai pemberitaan terkait dua surat misteri berisikan pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS), yang katanya dikeluarkan oleh pemerintahan Indonesia. Bahkan, video penunjukkan surat tersebut seketika viral dan menjadi trending topic. Dan, apa yang terjadi? Masyarakat pun ramai berkomentar. Ramai cuitan di media sosial yang malah membuat sosok ini seakan naik daun. Bukan HRS jika tak menuai kontroversial. Namun, Mahfud MD selaku MenkoPolhukam membantah keras tudingan pencekalan yang berupa surat tersebut. Pasalnya, dirinya dan lembaga yang menaunginya tak menerbitkan surat apapun terkait masalah tersebut.

Hal ini semakin membuat HRS kehilangan muka, saat pernyataan Ditjen Imigrasi juga menyatakan tak pernah mengeluarkan surat apapun terkait pencekalan HRS untuk kembali ke Indonesia. Tak berapa lama, misteri kini terkuak. Mahfud MD, mengaku sudah mendapat surat salinan melalui pengacara Habib, yakni Sugito Atmo Pawiro yang menjadi pro dan kontra bagi sejumlah pihak.

Faktanya, surat tersebut bukanlah surat pencekalan sebagai mana dituduhkan pentolan FPI itu. Melainkan, surat dari pihak imigrasi Arab Saudi, yang melarang HRS melancong dari Arab Saudi karena alasan keamanan. Hal ini berarti bukan urusan HRS dengan pemerintah Indonesia, bukan? Apalagi, dalam isi surat tersebut tidak menyebutkan bahwa pencekalan itu berasal dari Indonesia. Bahkan, MenkoPolhukam yang baru ini menantang kembali sang imam besar guna menunjukkan bukti lain jika Indonesia melarangnya untuk pulang kampung.

Mahfud menambahkan, jika pemerintah tidak akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi guna membantu pemulangan Rizieq. Sebab, hal ini merupakan urusan internalnya dengan negeri kilang minyak. Kendati telah terbukti pemerintah tidak ada campur tangan terkait hal ini, pengacara imam besar FPI masih ngeyel jika surat tersebut terbit atas desakan RI.

Sugito selaku pengacara HRS menilai bahwa surat pencekalan yang sudah dia kirimkan ke Mahfud sebetulnya bisa menjadi referensi bagi pemerintah. Kaitannya ialah untuk melakukan penyelidikan atas asal – usul surat tersebut yang dianggapnya masih menjadi misteri. Sugito juga menyatakan sikap pesimisnya terhadap pemerintah dalam menangani masalah kliennya. Diapun mengutarakan kekecewaannya terhadap tanggapan MenkoPolhukam yang terkesan surat tersebut tidak ada nyatanya.

Berita terkait pencekalan HRS ini ditengarai muncul akibat denda overstaynya di Arab Saudi. Sebelumnya dia mengklaim bahwa kunjungannya ke Arab Saudi sebagai negeri nenek moyangnya ini adalah sebagai tamu kehormatan. Tahu dong, bagaimana tamu kehormatan akan diperlakukan. Bukan hanya fasilitasnya yang premium, namun juga penjagaan keamanan akan diprioritaskan. Terlebih dirinya adalah cucu Nabi. Bukan tidak mungkin HRS akan mendapatkan beragam keistimewaan saat berada disana.

Tapi, kabar akan denda overstaynya begitu mengejutkan. Bagaimana bisa? Dirinya yang berleha-leha kemudian menggulirkan isu serta memojokkan pemerintahan akhirnya meminta pemerintah “mbayari” seluruh ongkos buat pulang kampung ke Indonesia. Kejanggalan makin menjadi saat HRS menemui jalan buntu. Dirinya meminta para fansnya di Nusantara untuk membantunya kembali ke Tanah Air. Gilanya lagi, pendukung setianya dikabarkan akan menggalang dana guna memulangkan sang imam tercinta.

Yang benar saja, melancong ke negeri kilang minyak sebagai tamu kehormatan, ongkos pulang dimintakan sumbangan. Padahal jika saja imam besar ini berlaku baik, tentunya pemerintah tak akan acuh. Mengingat, MenkoPolhukam juga telah memberikan rambu untuk membantunya sebab, HRS memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara Indonesia yang sah. Namun, kenyataan selalu bertolak belakang. HRS makin menjadi dan menuding Indonesia pura-pura tidak tahu akan penderitaannya.

Kini bukti sudah dikantongi, kenyataan telah terungkap. Sebagaimana dinyatakan oleh MenkoPolhukam, permasalahan yang dialami HRS adalah murni persoalannya dengan negara bersangkutan, yakni Arab Saudi. Karena dalam surat pencekalan tersebut secara jelas diterbitkan oleh negara tersebut. Sehingga Indonesia memang tak mempunyai campur tangan didalamnya. Ya, kalau sudah begitu HRS siap-siap gigit jari!

 

Ditulis Oleh : Muhammad Zaki
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq #Habib Rizieq Syihab #Rizieq #Habib Rizieq Gak Bisa Pulang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Pangandaran Diguncang Gempa Berkekuatan 5,0 SR

Beritacenter.COM - Pangandaran by, Jawa Barat (Jabar) diguncang gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR), Selasa..
5 jam yang lalu

Kodim 1402/Polmas Gelar Komunikasi Sosial Dengan Pemerintah Daerah

POLMAN- Komando Distrik Militer  (Kodim) 1402/Polmas menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Aparat..
7 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Lada Hitam untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Lada hitam merupakan salah satu rempah - rempah yang biasa di gunakan untuk bumbu dapur. Lada..
8 jam yang lalu

Manchester United Perpanjang Kontrak Nemanja Matic

Beritacenter.COM - Manchester United dikabarkan memperpanjang kontrak gelandang serangnya Nemanja Matic hingga musim..
10 jam yang lalu

INI ADA LAGI GELANDANGAN POLITIK NGAREP JADI MENTERI

Akhirnya terjawab rocky gerung hanyalah gelandangan politik persis dengan sengkuni AR atau RR, semua segala macam..
13 jam yang lalu

JOKOWI Akan Menyusul Jejak Dua Presiden Ini....

  JOKOWI MENYUSUL.. Penggantian, atau di ganti adalah konotasi kepada hal buruk, atau tidak baik, atau tidak..
16 jam yang lalu

Selain John Kei, Polisi Beberkan 2 Aktor Intelektual Lainnya di Kasus Penyerangan Nus Kei

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya mengungkap 2 aktor intelektual lainnya di kasus penyerangan Nus Kei...
22 jam yang lalu

Rekonstruksi di Kelapa Gading, John Kei Perintahkan Anak Buah 'Ambil Nus Kei Ketemu Bu'

Beritacenter.COM - Rekonstruksi kasus penyerangan Nus Kei digelar jajaran Polda Metro Jaya. Polisi merekonstruksi..
23 jam yang lalu

Duh, Wanita di Bogor Disiram Cairan Diduga Sperma di Wajahnya oleh Pemotor Misterius

Beritacenter.COM - Heboh, seorang wanita di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diteror cairan diduga sperma..
1 hari yang lalu

Letuskan Tembakan, Empat Rampok Bersenpi Satroni Toko Emas di Jambi

Kalau suara tembakan ada tadi, tapi tak tahu berapa kali. Sesudah melakukan aksinya, pelaku kabur dengan menggunakan motor
1 hari yang lalu

John Kei Kirim Surat ke Presiden dan Polri Minta Perlindungan Hukum

Beritacenter.COM - Tim kuasa hukum John Kei akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri..
1 hari yang lalu

Akibat Ulah Suami Jemput Paksa Jenazah, Istrinya Yang Hamil Ikut Terpapar Corona

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan tersangka kepada empat orang kasus jemput paksa jenazah virus Corona atau..
1 hari yang lalu

Pakar Hukum Trisakti: RUU HIP ke PIP Jebakan Batman

Beritacenter.COM - Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan RUU HIP harus dicabut dari..
1 hari yang lalu

Pengacara Denny Siregar Ancam Laporkan Balik Jika Tak Terbukti

Beritacenter.COM - Pengacara Denny Siregar, Muannas Alaidid mengancam akan melaporkan balik jika laporan terhadap..
1 hari yang lalu

Rasakan Manfaat Mandi Air Hangat di Pagi Hari untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Memulai aktivitas dengan mandi menggunakan air hangat di pagi hari dapat mempengaruhi aktivitas..
1 hari yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Hari ini Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta pada Senin (6/7/2020) diprediksi akan cerah..
1 hari yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
1 hari yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
1 hari yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
2 hari yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
2 hari yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
2 hari yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi