Jumat, 10 Juli 2020 - 06:20 WIB

Mewaspadai Aksi Teroris Manfaatkan Situasi Pandemi Covid-19

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 28 April 2020 | 18:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Raavi Ramadhan Penulis adalah kontributor Lembaga studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)

Di tengah proses upaya pencegahan wabah covid-19, masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan adanya aksi radikalisme dan terorisme.

Belum lama ini aksi teror telah terjadi di Poso, dimana 2 orang anggota MIT menyerang petugas Polisi secara brutal dengan senjata rakitan. Berita tersebut tentu harus menjadi trigger bagi masyarakat agar tetap waspada dengan kemungkinan adanya aksi radikalisme di tengah wabah pandemi virus corona.

Masyarakat secara umum juga harus semakin bijaksana dan fokus atas penanganan covid-19 dan jangan terjebak pada isu yang memantik sikap intoleransi, karena sikap intoleransi ini merupakan awal dari munculnya radikalisme.

Fokus pemerintah dan sebagian masyarakat terhadap penanganan wabah corona, bisa jadi menjadi celah bagi kaum radikal untuk menyebarkan ideologinya, apalagi melalui social media semua orang bisa mengaksesnya.

Jika diselidiki lebih lanjut, motif dari gerakan radikal ini bermotif keagamaan yang salah arah, para radikalis akan terus berjuang sampai sistem khilafah dapat menggantikan demokrasi, meskipun hal tersebut harus merengut korban sesama warga negara.

Jangankan dengan agama lain, dengan yang se-agama saja mereka yang berpikir radikal sudah berani mengkafirkan orang yang tidak sepaham. Hal ini tentu saja tidak sejalan dengan slogan rahmatan lil alamin.

Selama pandemi corona, mereka akan terus menyalahkan pemerintah dan memojokkan pemerintah yang gagal dalam menangani wabah corona. Hal ini menjadi salah satu pintu masuk bagi mereka untuk merekrut anggotanya. Caranya tak lain adalah dengan membujuk agar calon anggotanya tidak percaya pada pemerintah dan memilih untuk percaya pada sistem khilafah.

Kebijakan PSBB yang dibenturkan dengan kewajiban beribadah membuktikan bahwa hal ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan warga negara kepada pemerintah. Sebagian dari mereka yang berpikir radikal, masih saja ada yang beribadah di masjid.

Tentu masyarakat harus berhati-hati dengan ujaran, hidup dan mati ditangan Allah, jika meninggal di masjid karena corona, hal itu menjadi jihad. Tentu saja ini merupakan kesalahan pola pikir yang berbahaya.

Penerapan PSBB dengan slogan ‘dirumah saja’ tentu merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk menangani wabah virus corona serta mencegah agar wabah covid-19 tidak menyebar.

Peneliti Senior Balitbang Kementerian Agama (Kemenag), Abdul Jamil Wahab mengatakan, kelompok radikalisme bisa mengambil keuntungan dari situasi wabah saat ini.

Abdul mengatakan, kita tidak boleh abai dengan isu radikalisme ini. Karena jika dibiarkan maka hal tersebut dapat mengancam ideologi dan keamanan negara.

Ia menilai, aksi radikalisme memang tidak mudah dihilangkan. Karena secara konsep, kelompok radikalime ini bertopeng agama dengan tujuan mengganti ideologi negara.

Mereka memiliki motif, bagaimana mengganti pancasila dengan ideologi yang mereka yakini, yaitu khilafah islamiyah.

Kebijakan PSBB yang berimbas pada menurunnya perekonomian nasional, juga dapat digunakan untuk memberi persepsi kepada masyarakat bahwa kebijakan pemerintah itu lemah.

Pemerintah melalui kementerian agama juga telah menghimbau untuk tidak menyelenggarakan tarawih berjamaah ataupun sholat jumat di masjid. Jika hal ini disalah artikan, tentu saja bukan tidak mungkin reaksi negatif akan muncul dari mereka yang masih menganut ideologi radikalisme.

Upaya pemerintah dalam mengatasi radikalisme di Indonesia adalah dengan membangun kesadaran bahwa perbedaan antar manusia adalah fitrah ciptaan Tuhan. Selain itu, diperlukan juga untuk membumikan Pancasila.

Masyarakat Indonesia dari berbagai suku haruslah kompak menolak paham radikal yang sudah jelas merugikan banyak pihak. Pancasila sebagai dasar negara sudah final dan tidak dapat diganggu-gugat oleh ideologi apapun.

Jika dibiarkan, tentu kelompok radikal ini akan sangat mudah dalam melakukan perekrutan anggota barunya. Tentu saja hal ini semakin jelas menunjukan bahwa radikalisme merupakan ancaman nyata yang perlu diwaspadai bersama.

Memang saat ini kita tengah berfokus pada penanganan wabah covid-19, tetapi jangan sampai kita mudah terprovokasi untuk mudah membenci.

Saat ini memang tidak ada pilihan lain selain patuh terhadap protokol pemerintah untuk menerapkan turut serta dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar, dan tidak keluar rumah jika memang tidak untuk kepentinga mendesak.

Radikalisme masih menyisakan akar yang bisa saja tumbuh dan menembus celah kelemahan pemerintah. Tentu saja segala gerakan untuk membenci pancasila dan ajakan untuk bersikap intoleran haruslah diwaspadai.





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Terorisme #Radikalisme #Kelompok radikal #Bahaya Laten Radikalisme #Kelompok teroris


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Sadis! Ibu di Aceh Siram Anak Pakai Air Panas hingga Sekujur Badannya Melepuh

Beritacenter.COM - Seorang siswi berusia 13 tahun di Aceh Timur, Aceh, hanya bisa merakasan sakit yang begitu parah..
3 jam yang lalu

Tak Disangka ! Ternyata Sering Pijat Payudara Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Payudara merupakan bagian tubuh yang penting dan rentan terhadap penyakit terutama perempuan...
4 jam yang lalu

Pemuda di Tanggerang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi : Motif Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait motif tewasnya seorang pemuda..
6 jam yang lalu

Pengamat Politik : Kinerja Menteri Edhy Lebih Dirasakan Manfaatnya oleh Nelayan Ketimbang Menteri Sebelumnya

Beritacenter.COM - Pengamat politik, Adi Prayitno menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam..
7 jam yang lalu

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden..
7 jam yang lalu

Terungkap! Mayat Guru yang Ditemukan Bugil Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Muridnya

Beritacenter.COM - Polres Banyuasin memastikan tewasnya guru bernama Efriza Yuniar (49) di Sumatera Selatan, akibat..
8 jam yang lalu

Polda Metro Tangkap WN Prancis Diduga Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Jakarta

Beritacenter.COM - Warga negara Prancis bernisial FAC (65) diamankan personel Polda Metro Jaya, lantaran mencabuli..
8 jam yang lalu

Permintaan Ekspor Meningkat 5 Persen, KKP Dorong Budibaya Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan terus mendorong pembudidayaan ikan kerapu, salah..
9 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemkot Depok soal Viral Spanduk 'Masker Melenceng' di Terminal Jatijajar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial sebuah foto yang menampakkan spanduk ucapan 'Selamat Idul..
9 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Rappocini, Wanita 70 Tahun Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah tinggal di Kecamatan Rappocini, Makassar, hangus terbakar. Akibatnya, pemilik rumah..
9 jam yang lalu

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red..
10 jam yang lalu

Inter Milan Ajukan Tawaran 2 Pemain Chelsea

Beritacenter.COM - Klub raksasa Italia Inter Milan mengajukan dua pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas..
10 jam yang lalu

Kunjungi Lamongan, Menteri KKP dan Gubernur Jatim Dorong Produksi Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa didampingi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan..
11 jam yang lalu

Terungkap! Susi Kritisi Kebijakan Menteri Edhy Karena Kepentingan Bisnis-Politiknya Terganggu

BeritaCenter.COM - Direktur Eksekutif Ekonomika Institut, Riyanda Barmawi, mempertanyakan sikap kritis mantan menteri..
11 jam yang lalu

Wajib Coba !!! 7 Manfaat Konsumsi Buah Manggis untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah manggis dikenal dengan kaya manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Buah ini memiliki tekstur..
11 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Positif Ganja, Polda Metro Buru Pemasok

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap musisi reggae Jali Gimbal alias AS, setelah terbukti..
12 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Diamankan Polisi Terkait Narkoba, Hasil Tes Urine Positif Ganja

Beritacenter.COM - Musisi reggae bernama Jali Gimbal alias AS (43), diamankan personel Polda Metro Jaya setelah..
13 jam yang lalu

Edarkan Sabu, IRT di Sinjai Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT)..
13 jam yang lalu

Duh, Pegawai RS Terlindas Truk Tronton saat Nyalip di Jalur Maut Bangbayang Cianjur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib seorang pegawai RS Sayang Cianjur terlibat kecelakaan di jalur maut Bangbayang..
14 jam yang lalu

Dapat Perhatian Khusus, KKP Berikan Bantuan Kredit Rp 42 Miliar untuk Pelaku Usaha Perikanan

Beritacenter.COM - Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan perhatian khusus kepada pengusaha sektor..
15 jam yang lalu

Kebijakan KKP Dijamin Pro Rakyat

BeritaCenter.COM - Anggota Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, Ali Mochtar..
15 jam yang lalu

Diduga Depresi, Supir Ojol Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tanggerang

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya, Cikupa,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi