Jumat, 10 Juli 2020 - 06:53 WIB

Mendukung Program Deradikalisasi Cegah Paham Radikal

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:55 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Edi Jatmiko Penulis adalah pengamat sosial politik

Meski aksi radikal cenderung menurun, namun radikalisme agama tetap tumbuh subur dan memperoleh tempat di sebagian masyarakat. Program Deradikalisasi tentu patut digerakkan untuk meredam penyebaran paham radikal.

Deradikalisasi bisa diartikan sebagai suatu proses yang terencana, terpadu, sistematis dan berkesinambungan yang dilaksanakan untuk menghilangkan atau mengurangi dan membalikkan pemahaman radikal terorisme yang telah terjadi.

Deradikalisasi yang dilakukan kepada tersangka, terdakwa, terpidana dan narapidana tindak pidana terorisme dilakukan oleh kementerian/lembaga terkait secara bersama. Kementerian/lembaga terkait paling sedikit meliputi ; Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebagai warga negara Indonesia, kita pun harus senantiasa mengingat bahwa kita hidup di Indonesia, negeri yang terdiri dari keberagaman suku dan agama. Jika kita tidak bersikap toleran dan berpikir terbuka, maka akar-akar radikalisme pun dapat dengan leluasa mempengaruhi pikiran kita.

Radikalisasi yang terjadi di Indonesia sudah memberikan berbagai bukti akan keporak-porandaan dan kehancuran maupun permusuhan. Jika kita artikan, radikalisasi merupakan transfer cara berpikir untuk toleran terhadap kekerasan dengan tujuan tertentu.

Sehingga apabila ada yang menyebut nama Tuhan untuk menghancurkan sesama manusia, hal itu tidak dapat disebut dengan Jihad, melainkan wujud nyata dari radikalisme.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan deradikalisasi terhadap warga negara Indonesia yang pernah bergabung dengan jaringan kelompok radikal bukanlah praktik yang mudah. Hal ini tentu saja menjadi sebuah pertimbangan pemerintah dalam memutuskan untuk tidak memulangkan ratusan anggota ISIS eks WNI.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan program deradikalisasi pemerintah untuk menyadarkan narapidana terorisme telah berhasil.

Mahfud mengatakan puluhan narapidana yang mendekam di penjara dengan pengawasan ketat untuk narapidana yang beresiko tinggi di Pulau Nusakambangan, Cilacap telah berikrar setia kepada negara.

Di Nusakambangan sudah ada 48 mantan napi teroris yang sekarang sudah kembali ke NKRI, dan menyatakan kesetiaan dan menunjukkan perilaku NKRI.

Sementara itu, Kombes Mokhamad Ngajib telah berhasil melepaskan seorang anak berinisial RES melalui program deradikalisasi.

Ngajib mampu melepaskan anak tersebut dari paham radikalisme setelah melakukan pembinaan selama tujuh bulan.

Dirinya menuturkan, bahwa RES merupakan satu-satunya anak di bawah umur yang terpapar paham radikal dari Bahrun Naim.

Bahrun Naim sendiri dikenal sebagai pimpinan Islamic State Iraq and Suriah asal Indonesia. Dimana pada tahun 2014, Bahrun pergi ke Suriah dan bergabung dengan ISIS.

Pada tahun 2017, RES masuk dalam jaringan teroris. Ia juga memiliki kemampuan merakit senjata jenis AK-46 dan mampu membuat bom asap.

Setelah terbebas dari paham radikalisme, RES kini hidup normal. Ia pun sudah menyelesaikan sekolahnya di sebuah SMK di daerah Jawa Barat.

Sementara itu, seoran mantan anggota Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS, Febri bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, warga Depok tersebut memberikan buku yang berisi perjalanan seorang mantan pengikut ISIS dan pengalamannya selama bergabung dengan ISIS. Buku tersebut berjudul 300 hari di Bumi Syam.

Febri membeberkan, kondisi Suriah berbanding terbalik dengan informasi yang dia tahu ketika akan berangkat ke Suriah. Awalnya ia tertarik untuk “hijrah” ke Suriah karena tergiur propaganda ISIS.

Menurut Ganjar, pengalaman orang yang pernah terlibat ISIS dan terorisme sangat penting untuk mengedukasi masyarakat. Propaganda yang dihembuskan akan mampu dipatahkan oleh orang yang pernah mengalami secara langsung.

Gubernur Jateng tersebut-pun menyambut baik rencana mantan anggota ISIS tersebut, ia juga akan mengundangnya untuk berkeliling ke sekolah-sekolah dan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak muda tentang bahaya radikalisme.

Upaya deradikalisasi yang dilakukan oleh Ganjar tentunya cukup efektif, dirinya menggandeng para kombatan yang pernah terlibat dalam gerakan radikal untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat dapat memahami bahwa apa yang dilakukan itu ternyata salah.

Ganjar juga menginginkan agar masyarakat mendapatkan warning, terkait dengan bagaimana paham-paham ini masuk dalam kehidupan sehari-hari.

Segala upaya deradikalisasi yang dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, tentu patut kita dukung agar paham radikal tidak tersebar meluas. Selain itu para napiter juga dapat menyatakan dirinya setia pada pancasila dan NKRI setelah melewati proses deradikalisasi.





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Terorisme #Radikalisme #Kelompok radikal #Bahaya Laten Radikalisme #Kelompok teroris


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Sadis! Ibu di Aceh Siram Anak Pakai Air Panas hingga Sekujur Badannya Melepuh

Beritacenter.COM - Seorang siswi berusia 13 tahun di Aceh Timur, Aceh, hanya bisa merakasan sakit yang begitu parah..
3 jam yang lalu

Tak Disangka ! Ternyata Sering Pijat Payudara Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Payudara merupakan bagian tubuh yang penting dan rentan terhadap penyakit terutama perempuan...
5 jam yang lalu

Pemuda di Tanggerang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi : Motif Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait motif tewasnya seorang pemuda..
6 jam yang lalu

Pengamat Politik : Kinerja Menteri Edhy Lebih Dirasakan Manfaatnya oleh Nelayan Ketimbang Menteri Sebelumnya

Beritacenter.COM - Pengamat politik, Adi Prayitno menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam..
8 jam yang lalu

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden..
8 jam yang lalu

Terungkap! Mayat Guru yang Ditemukan Bugil Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Muridnya

Beritacenter.COM - Polres Banyuasin memastikan tewasnya guru bernama Efriza Yuniar (49) di Sumatera Selatan, akibat..
8 jam yang lalu

Polda Metro Tangkap WN Prancis Diduga Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Jakarta

Beritacenter.COM - Warga negara Prancis bernisial FAC (65) diamankan personel Polda Metro Jaya, lantaran mencabuli..
9 jam yang lalu

Permintaan Ekspor Meningkat 5 Persen, KKP Dorong Budibaya Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan terus mendorong pembudidayaan ikan kerapu, salah..
10 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemkot Depok soal Viral Spanduk 'Masker Melenceng' di Terminal Jatijajar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial sebuah foto yang menampakkan spanduk ucapan 'Selamat Idul..
10 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Rappocini, Wanita 70 Tahun Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah tinggal di Kecamatan Rappocini, Makassar, hangus terbakar. Akibatnya, pemilik rumah..
10 jam yang lalu

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red..
11 jam yang lalu

Inter Milan Ajukan Tawaran 2 Pemain Chelsea

Beritacenter.COM - Klub raksasa Italia Inter Milan mengajukan dua pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas..
11 jam yang lalu

Kunjungi Lamongan, Menteri KKP dan Gubernur Jatim Dorong Produksi Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa didampingi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan..
11 jam yang lalu

Terungkap! Susi Kritisi Kebijakan Menteri Edhy Karena Kepentingan Bisnis-Politiknya Terganggu

BeritaCenter.COM - Direktur Eksekutif Ekonomika Institut, Riyanda Barmawi, mempertanyakan sikap kritis mantan menteri..
12 jam yang lalu

Wajib Coba !!! 7 Manfaat Konsumsi Buah Manggis untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah manggis dikenal dengan kaya manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Buah ini memiliki tekstur..
12 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Positif Ganja, Polda Metro Buru Pemasok

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap musisi reggae Jali Gimbal alias AS, setelah terbukti..
12 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Diamankan Polisi Terkait Narkoba, Hasil Tes Urine Positif Ganja

Beritacenter.COM - Musisi reggae bernama Jali Gimbal alias AS (43), diamankan personel Polda Metro Jaya setelah..
13 jam yang lalu

Edarkan Sabu, IRT di Sinjai Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT)..
14 jam yang lalu

Duh, Pegawai RS Terlindas Truk Tronton saat Nyalip di Jalur Maut Bangbayang Cianjur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib seorang pegawai RS Sayang Cianjur terlibat kecelakaan di jalur maut Bangbayang..
14 jam yang lalu

Dapat Perhatian Khusus, KKP Berikan Bantuan Kredit Rp 42 Miliar untuk Pelaku Usaha Perikanan

Beritacenter.COM - Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan perhatian khusus kepada pengusaha sektor..
15 jam yang lalu

Kebijakan KKP Dijamin Pro Rakyat

BeritaCenter.COM - Anggota Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, Ali Mochtar..
15 jam yang lalu

Diduga Depresi, Supir Ojol Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tanggerang

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya, Cikupa,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi