Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:28 WIB

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red notice. Ini yang memungkinkan otoritas Serbia melakukan penahanan atas MPL

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:22 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pemerintah berhasil memulangkan buron Maria Pauline Lumowa (MPL), tersangka pembobolan Bank BNI Rp1,7 Triliun, pada 2002 lalu. Pakar menilai, upaya pemerintah memulangkan Maria dari Serbia ke Indonesia, untuk diproses hukum atas kejahatannya, patut mendapat apresiasi.

"Apa yang dilakukan oleh pemerintah merupakan konsistensi untuk mengejar para pelaku kejahatan kerah putih ke mana pun mereka berada," kata pakar hukum internasional Prof Hikmahanto Juwana kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Baca juga : 

Hikmahanto menyebut pemerintah sebelumnya pernah meminta ekstradisi Maria ke pemerintah Belanda, namun hal itu tak dapat dipenuhi lantaran Maria sejak 1979 sudah menjadi WN Belanda.

"Sistem hukum Belanda tidak memungkinkan warganya untuk diekstradisi," ujar Hikmahanto, yang juga Rektor Universitas Ahmad Yani, Bandung.

Atas dasar itu, pemerintah Belanda sempat menawarkan agar pemerintah Indonesia untuk mengalihkan proses persidangan ke Belanda. Namun, hal itu dinilai cukup menyulitkan dan memakan biaya sehingga tak direalisasikan.

"Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red notice. Ini yang memungkinkan otoritas Serbia melakukan penahanan atas MPL pada Juli 2019 saat mengunjungi negara tersebut," beber Hikmahanto.

Setelah pihak otoritas Serbia melakukan penahanan, otoritas di Indonesia melalui Central Authority langsung sigap menindaklanjuti hal tersebut. Selanjutnya, otoritas Serbia melakukan handing over Maria ke otoritas Indonesia yang dipimpin Menkum HAM.

"Hingga saat ini, meski berbiaya besar dan membutuhkan tenaga, pemerintah telah berhasil menghadirkan pelaku kejahatan kerah putih yang bermukim di negara lain untuk menghadapi proses hukum di Indonesia," ujar Hikmahanto.

Lebih lanjut Hikmahanto menekankan jika keberhasilan itu harus diikuti oleh dua hal, yakni pertama memastikan pelaku mendapat hukuman berat. "Kedua, memastikan pengembalian aset atas kejahatan yang dilakukan," pungkas Hikmahanto.





#BNI #POLRI #Maria Pauline Lumowa #Menkum HAM #Buron Pembobol BNI Rp1.7 Triliun #Pakar Hukum Internasional


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Pemerintah Bagikan Bansos ke Warga Terdampak Virus Corona di Pinggir Rel Kereta Api

Beritacenter.COM - Pemerintah terus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak virus Corona di Indonesia. Kali ini,..
1 jam yang lalu

Santri Ponpes Al-Amin Hilang Terbawa Arus di Sungai Cibeber

Beritacenter.COM - Seorang santri di Pondok Pesantren Al Amin, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, hilang usai hanyut di..
1 jam yang lalu

Polisi Pastikan Perkara 3 Pelaku Penembakan Tangsel Tetap Lanjut, Meski Keluarga Minta Damai

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian memastikan jika perkara terhadap 3 pelaku teror penembakan di Tangerang akan..
1 jam yang lalu

Dirut Biofarma Sebut Vaksin Sinovac Bakal Diprioristaskan untuk Warga Indonesia

Beritacenter.COM - Direktur Utama Biofarma Honesti Basyir mengatakan pihaknya akan memprioritaskan vaksin Corona dari..
2 jam yang lalu

Tolak Aplikasi, Apple Dituding Manfaatkan Dominasinya di App Store

Beritacenter.COM - Perusahaan pembuat iPhone, Apple, dituding telah melanggar beberapa aturan di pasar aplikasi..
2 jam yang lalu

Pemerintah Sebut Vaksin Corona Asal China yang Paling Maju

Beritacenter.COM - Pemerintah memilih vaksin Covid-19 dari sejumlah kandidat dengan kriteria yang terbaik dan..
2 jam yang lalu

Sri Mulyani Jatuhi Hukuman Financial kepada DPO Veronica Koman

Diketahui juga bahwa sebenarnya status dari Veronica Coman ini tak hanya masuk ke dalam DPO di Kepolisian Indonesia..
3 jam yang lalu

Menteri Edhy: Saya Bukan Menteri Kelautan dan Periklanan

PANDEGLANG - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin menjadi menteri populer..
3 jam yang lalu

Karena Permintaan Suami, Seorang Pembantu Tega Cabuli Bayi Majikannya

Beritacenter.COM - Seorang pembantu berinisial VV (19) diamankan Polres Pariaman karena diduga melakukan..
3 jam yang lalu

Kuasa Hukum Ungkap Cara Korban Pemerkosaan di Bintaro Bongkar Identitas Pelaku

Beritacenter.COM - Polisi telah meringkus pelaku pemerkosaan viral di Bintaro, Tangerang Selatan, Raffi Idzamallah..
4 jam yang lalu

Lakukan Malpraktik, Dokter Gigi Gadungan Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang dokter gigi gadungan berinisial ADS. Diketahui,..
5 jam yang lalu

Ledakan Besar Porak-porandakan Pemukiman Warga di Baltimore AS, 1 Tewas, 7 Luka-luka

Beritacenter.COM - Sedikitnya satu orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat ledakan besar yang..
5 jam yang lalu

Sadis! Balita Dianiaya Hingga Tewas Oleh Teman Ibu Kandungnya

Beritacenter.COM - Seorang balita berusia 4,5 tahun ditemukan meninggal dengan kondisi yang tidak wajar di..
5 jam yang lalu

Pedro Rodriguez Tinggalkan Chelsea

Beritacenter.COM - Gelandang Serang Pedro Rodriguez resmi meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim ini. Melalui..
5 jam yang lalu

KKP Ambil Sampel Bangkai Paus Pilot Untuk Ilmu Pengetahuan

Beritacenter.COM - Pengambilan sampel dilakukan oleh Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang..
5 jam yang lalu

Sadis! Lutung Jawa Ditemukan Mati Tergantung di Kawasan Gunung Butak

Beritacenter.COM - Seekor Lutung Jawa ditemukan mati tergantung di pohon di kawasan Perhutani Oro-oro Ombo Batu...
6 jam yang lalu

Polisi Cek CCTV Buru Pelaku Penaruh Tas Ancaman Diduga Bom di Masjid UNY

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian tengah menyelidiki soal siapa pelaku teror yang menaruh benda mencurigakan diduga..
6 jam yang lalu

Sri Mulayani Ungkap Data Penerima Bansos Covid-19 Sudah Basi

Beritacenter.COM - Penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 tidak berjalan seperti yang..
7 jam yang lalu

Geger !!! Tas Hitam Mencurigakan Diduga Bom di Masjid Mujahidin UNY

Beritacenter.COM - Sebuah tas hitam mencurigakan berada di dalam loker Masjid Mujahidin, UNY, Selasa (11/8). Tas..
7 jam yang lalu

Gunakan Alat Seadanya, Sejumlah Bocah Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan di Papua

Beritacenter.COM - Sejumlah bocah di Wamena, Jayawijaya, Papua berhasil memadamkan kebakaran hutan lindung di..
7 jam yang lalu

Beda Keterangan, Vernita Syabilla Ngaku Haid dan Mucikari soal Kondom Khusus

Beritacenter.COM - Terdapat perbedaan keterangan antara Vernita Syabilla dengan terduga mucikari, dalam kasus dugaan..
7 jam yang lalu

Istana Luncurkan Laman "Pandang Istana" Untuk Pendaftaran Upacara Virtual HUT RI ke-75

Beritacenter.COM - Laman "Pandang Istana" resmi diluncurkan oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi