Senin, 03 Agustus 2020 - 15:51 WIB

BNPT Undang Mantan Teroris Jadi Pembicara Dialog Kebangsaan

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 26 Pebruari 2016 | 23:55 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Gambar Ilustrasi

Beritacenter.COM - Nasir Abbas, salah satu mantan teroris yang memimpin di kawasan Asia Tenggara, secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman Nasution, di undang menjadi pembicara pada dialog kebangsaan di Makassar.

"Membahas mengenai terorisme, kita harus melihatnnya secara menyeluruh dan dimulai dari masa setelah kemerdekaan hingga saat sekarang ini," ujar Saud di Makassar, Jumat, 26 Februari 2016.

Saud mengatakan, pada masa Orde Lama setelah Kemerdekaan RI dikumandangkan, ada tiga organisasi yang menjadi kelompok radikal dan dianggap sebagai kelompok teroris. Ketiga kelompok itu antara lain, kelompok Negara Islam Indonesia (NII) juga dikenal dengan nama Darul Islam atau (DI) yang artinya adalah Rumah Islam.

NII adalah kelompok Islam di Indonesia yang bertujuan untuk pembentukan negara Islam di Indonesia. Ini dimulai pada 7 Agustus 1942 oleh sekelompok milisi muslim, dikoordinasikan oleh seorang politisi muslim radikal dan karismatik, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Sekarmadji memulainya di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kelompok ini mengakui syariat islam sebagai sumber hukum yang valid. Gerakan ini telah menghasilkan pecahan maupun cabang yang terbentang dari Jemaah Islamiyah ke kelompok agama nonkekerasan.

Sedangkan kelompok kedua adalah DI/TII yang hampir sama dengan gerakan NII. Gerakan ini bertujuan untuk menjadikan Republik Indonesia sebagai sebuah negara yang menerapkan dasar agama Islam sebagai dasar negara.

Dalam proklamasinya tertulis bahwa hukum yang berlaku di Negara Islam Indonesia adalah hukum Islam atau lebih jelasnya lagi, di dalam undang-undang tertulis bahwa "Negara Berdasarkan Islam" dan Hukum tertinggi adalah Al Quran dan Hadist.

Sementara yang ketiga adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) adalah sebuah organisasi separatis yang memiliki tujuan supaya Aceh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Konflik antara pemerintah RI dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF).

"Nah, ini adalah awal mula gerakan teroris di masa orde lama dan terus berkembang menjadi bebas di zaman sekarang ini. Undang-undang kita sangat jelas dan dasar negara adalah Pancasila, bukannya Khilafah," katanya.

Sementara mantan teroris dan guru Imam Samudra, Nasir Abbas yang hadir dalam dialog kebangsaan yang digelar Kosgoro di Balai Prajurit Jenderal M Jusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan itu mengaku senang bisa berada di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

"Sejak saya ditangkap langsung oleh Pak Saud Usman pada tahun 2013. Semua rencana saya yang akan memanfaatkan perdamaian Malino jadi kacau. Saya berterima kasih karena ditangkap pada waktu itu dan tidak jadi mengacaukan dengan teror," katanya.





Fokus : Terorisme



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 menit yang lalu

Gerindra Dukung Penuh Pasangan Gibran - Teguh di Pilkada Serentak

Beritacenter.COM - Pasangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakoso (Gibran- Teguh) mendapatkan dukungan penuh dari..
33 menit yang lalu

Gedung Putih Perketat Protokol Kesehatan, Tamu Presiden Wajib Swab Test

Beritacenter.COM - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, mengatakan bahwa Sekretariat Presiden..
1 jam yang lalu

Geger !!! Warga Sukoharjo Temukan Jasad Bayi Perempuan di Tempat Pembuangan Sampah

Beritacenter.COM - Warga Dusun Ngaggrung, Sukoharjo, Sleman digegerkan penemuan jasad bayi perempuan dengan kondisi..
1 jam yang lalu

Ini Motif Pemuda di Sulsel Tikam Dua Tetangganya dengan Badik

Beritacenter.COM - Polisi menangkap seorang pemuda bernama Abu Nawas (24) di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel),..
1 jam yang lalu

Ngaku Bisa Masukin Kerja, Suherman Peras dan Tiduri 4 Wanita Pencari Kerja

Beritacenter.COM - Suherman (24) seorang pengemudi angkot ditangkap petugas kepolisian karena berhasil menipu 11..
2 jam yang lalu

Bamsoet Dukung Pemerintah Ciptakan Vaksin Corona Produk Lokal

Beritacenter.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) terus mendorong pemerintah agar mandiri dalam memenuhi..
3 jam yang lalu

Ibu Muda di Bali Melahirkan Bayi di Mobil Patroli Polisi dengan Selamat

Beritacenter.COM - Sri Wenti Misa (22), seorang ibu rumah tangga yang melahirkan bayi di atas mobil Patroli milik..
3 jam yang lalu

ILC Selalu Kritik Pemerintah, Netizen Sentil "KARNI ILYAS", Kapan Jiwasraya dan Lapindo Dibahas di ILC ?

Beritacenter.COM - Kasus korupsi Jiwasraya yang dikabarkan melibatkan Bakrie Grup, hal tersebut diungkap terdakwa..
4 jam yang lalu

Menguatkan Regulasi Pembinaan Pancasila

POLEMIK RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) telah berakhir dengan pengajuan usulan pemerintah tentang RUU Badan..
5 jam yang lalu

Jokowi Sebut Tingkat Kematian di Indonesia Melebihi Angka Rata-Rata Global

Jokowi sebut kasus corona di Indonesia telah mencapai angka 111 ribu lebih dengan tingkat kematian 4,7 persen. Ia..
5 jam yang lalu

PARAH...! Mardani Suruh Gibran Jadi Ketua RT Daripada Jadi Walikota Solo

Beritacenter.COM - Munculnya nama Gibran Rakabuming Raka menjadi calon walikota Solo sontak membuat gempar dunia maya..
6 jam yang lalu

Pansel Minta Informasi Masyarakat Soal Rekam Jejak Hakim Ad Hoc Perikanan Lolos Seleksi

Beritacenter.COM - Panitia Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Perikanan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) dan..
6 jam yang lalu

Polda Sulut Tangkap Tiga Pelaku Spesialis Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil menangkap tiga orang pelaku yang diduga kerap melakukan..
6 jam yang lalu

Kebut-kebutan Di jalan Dua Pengendara Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut kembali lagi terjadi kali ini kecelakan yang melibatkan dua pengendara sepeda..
7 jam yang lalu

Curi Motor Demi Nikahi Janda, Syar Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Syar (50) , warga Kelurahan Mranggen Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan..
7 jam yang lalu

Penyebaran Radikalisme Meresahkan

Awal tahun 2020, radikalisme rupanya telah menjadi perhatian pemerintah karena dinilai sangat meresahkan masyarakat...
20 jam yang lalu

Berkurban Tanpa Mengorbankan Keuangan, Bagaimana Caranya?

Beritacenter.COM - Berkurban merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan setiap Idul Adha. Tidak menjadi keharusan..
20 jam yang lalu

  KKP Ajak Pelaku Usaha Jaga Kemasan untuk Tingkat Kualitas Produk Perikanan

Beritacenter.COM - Produk perikanan sebagai bahan pangan yang diyakini mampu meningkatkan imunitas tubuh, memberi..
21 jam yang lalu

Pemkab Banyuwangi Bakal Salurkan Dana Insentif Untuk Para Nakes

Beritacenter.COM - Pemerintah kabupaten (pemkab) Banyuwangi akan menyalurkan dana insentif bagi tenaga kesehatan yang..
22 jam yang lalu

Anji Umbar Klaim Penemu Antibodi Covid-19, Pakar: Ini Harus Ditindak Tegas!

Beritacenter.COM - Musisi sekaligus youtuber Erdian Aji Prihartanto alias Anji kembali menggemparkan dunia maya..
23 jam yang lalu

Heboh Warganya Minum Darah Sapi Kurban, Begini Tanggapan Wabup Garut....

Beritacenter.COM - Viral di media sosial aksi seorang pemuda yang meminum darah sapi kurban di Garut. Menanggapi hal..
1 hari yang lalu

Pemkab Bogor Beri Sanksi Puluhan Pelanggar Masker Mulai Push Up hingga Nyapu Jalan

Beritacenter.COM - Untuk mencegah adanya klaster baru penyebaran virus Corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi